Sabtu, 02 Februari 2013

15 Hal konyol yang sering diributkan pasangan

0
15 Hal konyol yang sering diributkan pasangan
Pertengkaran adalah hal yang biasa dalam rumah tangga. Terkadang pertengkaran disebabkan oleh hal kecil atau hal yang besar. Namun, tak jarang beberapa pertengkaran justru disebabkan oleh hal sepele yang konyol. Apa saja hal-hal sepele yang bsia menyebabkan pertengkaran? Ini dia, seperti dilansir oleh The Stir (31/01).
1. Ketika pasangan lupa tugas membuang sampah.
2. Tugas siapa untuk mengganti tissue toilet.
3. Berapa lama mertua akan berkunjung atau berapa lama akan menginap di rumah mertua.
4. Pasangan yang mendengkur.
5. Pasangan yang menjadi teman mantannya di Facebook.
6. Ketika pasangan membutuhkan waktu lama untuk bersiap-siap atau dandan. Biasanya dialami wanita.
7. Masalah mencuci piring.
8. Giliran siapa untuk membersihkan kamar mandi.
9. Pasangan yang masih menyimpan pemberian mantan.
10. Menyalakan AC atau tidak dalam kamar ketika tidur.
11. Akan menghabiskan liburan Natal di mana.
12. Pakaian kotor yang sering ditinggalkan pasangan di lantai atau di sembarang tempat.
13. Membela tim sepak bola yang berbeda. Lebih parah lagi jika pasangan membela tim yang merupakan musuh bebuyutan, seperti Real Madrid dan FC Barcelona.
14. Meletakkan barang dengan tidak rapi dalam lemari es.
15. Menamakan hewan peliharaan. Selain itu, bisa jadi ketika menamakan anak, pasangan juga bertengkar.
Itulah 15 hal konyol yang sering diributkan pasangan. Hal-hal di atas tampaknya sepele dan bukan persoalan besar. Namun jika mengikuti ego masing-masing, hal-hal di atas juga bisa menyebabkan pertengkaran. Bagaimana dengan Anda, hal konyol apa yang seirng Anda ributkan dengan pasangan?

Nyontek, puluhan mahasiswa Harvard dikeluarkan



Nyontek, puluhan mahasiswa Harvard dikeluarkan
Sekitar 60 mahasiswa dari Universitas Harvard harus dikeluarkan setelah terlibat kasus contek massal.
Situs asiaone.com melaporkan, Sabtu (2/2), kasus ini muncul ke permukaan pertama kali pada Agustus tahun lalu. Ketika itu, pihak kampus menyatakan 125 mahasiswa diduga telah membantu mahasiswa lain saat ujian akhir.
Surat kabar terbitan mahasiswa Harvard, the Harvard Crimson, kemarin melansir sebuah surat elektronik dari Dekan Fakultas Seni dan Ilmu Pengetahuan Alam, Michael Smith, yang menyebut lebih dari setengah kasus kecurangan telah diketahui pihak kampus.
Sekitar setengah dari mahasiswa itu saat ini sedang dilakukan pemeriksaan. Namun, pihak Universitas Harvard tidak bisa dikonfirmasi terkait masalah ini.
Pihak universitas mengatakan sejumlah besar mahasiswa kemungkinan terlibat dalam membagi-bagikan kunci jawaban atau menyontek dengan teman sekelas mereka saat ujian itu.
Universitas Harvard yang terletak di Kota Cambridge, Negara Bagian Massachusetts, merupakan salah satu kampus ternama sejagat. Para mahasiswa di univesitas ini harus membayar sekitar Rp 611 juta per tahunnya jika ingin terus kuliah.

©2013 Connect 2 Me. Diberdayakan oleh Blogger.